Print Shortlink

Para Pembidik Mimpi: 99 Kisah Penerima Bidikmisi Berprestasi

FOTO NEWS

Permadani Diksi Nasional bersama Kemenristekdikti mempersembahkan Lomba Karya Kisah Inspiratif bagi mahasiswa Bidik Misi maupun alumni mahasiswa Bidik Misi Tingkat Nasional. Hasil lomba tersebut dikumpulkan menjadi sebuah buku antologi yang akan diberikan melalui Menristekdikti kepada Presiden Ir. Joko Widodo pada acara HAKTEKNAS-21 tanggal 9-12 Agustus 2016 di Solo, Jawa Tengah.

Buku tersebut juga akan diberikan sebagai cindera mata kepada seluruh peserta Hakteknas yang terdiri dari ratusan mahsiswa penerima Bidikmisi dari Sabang hingga Merauke. Setelah melalui tahap seleksi yang cukup ketat, lebih dari 300 karya yang masuk pada akhirnya terpilih 99 kisah yang akan dibukukan. Lomba kepenulisan yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia itu menghasilkan sebuah antologi buku yang berjudul “Para Pembidik Mimpi: 99 Kisah Penerima Bidikmisi Berprestasi”.

Dari 99 penulis yang ada di dalam buku tersebut, terdapat lima mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta yang berhasil masuk nominasi yaitu Rita Suryani prodi Pendidikan Matematika International, Sayidatul Maslahah prodi Pendidikasn Luar Biasa, Rohmatus Naini prodi Bimbingan dan Konseling, Sumarni Alisha Aprilia prodi Pendidikan Seni Kerajinan, dan Sahidunzuhri prodi Manajemen Pemasaran.

Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Prof. Intan Ahmad, Ph.D. berkesempatan memberikan pengantar di dalam buku tersebut. Beliau menuliskan,”Prestasi mahasiswa Bidikmisi cukup membanggakan, karena 74,4% dari seluruh mahasiswa penerima Bidikmisi memiliki IPK di atas 3,0; bahkan ada sekitar 0,5% yang memiliki IPK 4,0 dan hanya 25,2% saja yang memiliki IPK di bawah 3,0. Dengan demikian mereka telah ikut berperan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di masing-masing perguruan tinggi di mana mereka kuliah”.

Kiprah mahasiswa Bidikmisi di kampusnya masing-masing tidak kalah dengan mahasiswa non Bidikmisi baik dalam hal akademik, organisasi, maupun minat dan bakat lainnya.

“Tercatat lebih dari 5 mahasiswa Bidikmisi sukses menjadi Finalis Mahasiswa Berprestasi tingkat Nasional sejak tahun 2013 hingga 2016, bahkan Vira Maulina, mahasiswa Bidikmisi Politeknik Negeri Padang berhasil menjadi Juara 1 Mahasiswa Berprestasi Nasional 2015, sedangkan Birrul Qodriyyah, alumni Bidikmisi Universitas Gadjah Mada dulu berhasil menjadi Mahasiswa Berprestasi Nasional terinspiratif tahun 2013” tulisnya kemudian.

Prestasi di tingkat Internasional para penerima Bidikmisi juga sangat membanggakan. Alumni Bidikmisi pun banyak yang berkesempatan melanjutkan pendidikan S2 di kampus-kampus terbaik di Indonesia dan dunia, tercatat lebih dari 200 alumni melanjutkan pendidikan S2 dengan dukungan penuh beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

“Beberapa capaian di atas membuktikan bahwa Bidikmisi telah berhasil menjadi salah satu katalis yang strategis dan telah banyak membantu mahasiswa Indonesia untuk secara bebas mengeksplorasi diri, menemukan passion, dan mengejar cita-cita. Buku ini akan menceritakan kisah-kisah inspiratif dari 99 penerima Bidikmisi yang berhasil meraih kesuksesan terbesar dan memberikan kontribusi terbaik untuk Indonesia. Selamat membaca dan semoga semakin memotivasi penerima Bidikmisi lainnya untuk terus memberikan prestasi terbaiknya untuk Indonesia” tulis beliau mengakhiri sambutan ke dalam buku Para Pembidik Mimpi: 99 Kisah Penerima Bidikmisi Berprestasi. (Sahid)

Print Friendly, PDF & Email

Fomuny (Family of Mahadiksi UNY)

Fomuny adalah kependekan dari Family of Mahadiksi UNY. Nama beken keluarga mahasiswa bidik Misi UNY yang terlahir saat musyawarah besar tanggal 5 Januari 2013. Fomuny bukan organisasi politik maupun sebuah ormawa kampus melainkan sebuah keluarga yang mempunyai organisasi yang fokus dalam ranah sosial dan kemasyarakatan. Selain itu dengan adanya fomuny diharapkan dapat menjadi wadah dan pusat informasi bagi Mahadiksi UNY.

More Posts - Facebook

Leave a Reply

8 + 2 =


31 + = 40